Pages

Subscribe:

Thursday, September 29, 2011

Jenis pakian dengan warna kulit

Pakaianmu menunjukkan rasmu. Itulah hasil penelitian yang dilakukan sejumlah universitas di Amerika Serikat.
jenis pakaian indentik dengan warna kulit dan ras

Dalam penelitian yang hasilnya dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Plos One itu, para peneliti menemukan hubungan antara gaya berpakaian dan asumsi sebagian orang soal asal usul seseorang.

Menurut penelitian itu, masyarakat -dalam hal ini di AS- cenderung menganggap seseorang berkulit putih jika mengenakan pakaian resmi, misalnya setelan jas.

Sedangkan jika seseorang mengenakan pakaian yang lebih santai dan kasual, maka orang itu bisa dianggap berkulit hitam.

Artinya ras apapun Anda, jika mengenakan pakaian resmi maka berpeluang dianggap berkulit putih.

Demikian juga jika Anda mengenakan pakaian santai atau pakaian kerja lapangan, apapun rasnya maka berpeluang besar dianggap sebagai orang kulit hitam.

Para ilmuwan berpendapat kondisi merupakan efek bawah sadar bagaimana sebagian orang menilai orang lainnya.

"Ini adalah temuan menarik tentang bagaimana kita memilah-milah dan menilai orang lain," kata ahli psikologi Lisa DeBruine, yang meneliti ilmu perwajahan di Universitas Aberdeen.


Hitam atau putih
Bagaimana proses penelitian ini dilakukan? Langkah pertama adalah tim peneliti Universitas Tufts, Universitas Stanford, dan Universitas California Irvine merekrut 20 orang sukarelawan.

Kemudian para sukarelawan diminta untuk mengenali beberapa orang berdasarkan nada suara dan pakaian yang dikenakannya.

Dan tim peneliti menemukan fakta bahwa seseorang yang bukan kulit hitam atau kulit putih memiliki peluang sebesar 61% dianggap berkulit hitam jika mengenakan pakaian resmi dan 65% jika mengenakan pakaian santai.

Sementara dengan mengawasi gerakan tangan para sukarelawan saat menggerakkan mouse komputer untuk mengambil keputusan, para ilmuwan bisa melihat adanya keraguan saat mengambil keputusan.

Ini adalah temuan menarik tentang bagaimana kita memilah-milah dan menilai orang lain."


Lisa DeBruine


Tim peneliti juga menemukan meskipun seorang sukarelawan akhirnya memutuskan seseorang dengan setelan jas adalah kulit hitam namun arah pilihan lebih sering menunjuk ke arah 'kulit putih' ketimbang saat wajah berkulit hitam mengenakan pakaian santai atau pakaian kerja lapangan.

"Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa apa yang seharusnya menjadi sebuah stereotip, ternyata memungkinkan untuk berubah," kata Jon Freeman dari Universitas Tutfts, yang memimpin penelitiani.

Freeman menjelaskan pandangan soal ras, gender atau usia bisa berubah sejalan dengan perasaan terhadap orang lain serta mempengaruhi cara manusia berhubungan dan bersikap terhadap orang lain.