Pages

Subscribe:

Tuesday, October 18, 2011

Suasana di kampung arab jati negara

Indah nya kerukunan antara penduduk suatu wilaya jika tidak ada nya pemisa antara agama ras dan perbedaan lain..


Inilah yang kami rasakan di kampung arab jl.kebon nanas selatan otista jakarta timur
Betawi,arab,jawa,padang,sunda,cina,batak,ambon dan yang lain bersatu padu dalam kerukunan dan ketentarman..
semua menjadi satu tak ada anak-anak ataupun orang tua.
tak ada pribumi atau pun indo.. semua bercampur aduk di kampung arab kebon nanas.
Ini lah perbincangan saya dengan seorang pemudah yang bernama samuel.??!!
Kami yang suda lama dan menetap di tana betawi ini hidup dalam kerukunan itulah ujar seorang pemudah kritiani asal tanah batak di kampung arab.
di tambaha kan dalam sebuah percakapan antara saya dan samuel,. tentang seberapa terlibat kah samuel dalam aktifitas di kampung arab yang kebanyak dari penduduk nya beragama muslim.
Samuel berkata dia senang dan beta tinggal di sana.. samuel menetap di kampung arab dari sejak kecil. bahkan ibu samuel juga ikut menyelak dan berkata kalo mereka suda menetap di sana dari jaman sebelum president suharto.
Ahir nya perbincangan panjang pun terjadi ibu samuel yang istilah kata nya pakar sejara kampung arab bercerita tentang semnagat gotong royong warga kebon nanas yang di komandani karangturana ARBA'in ya arba'in adalah sala satu nama karang taruna dari kelompo pemuda kebon nanas dari masa dia muda sampai sekrang dan anggota-anggota nya pun suda berganti mengikuti generasi..
Dan dalam setiap acara seperti Natal dan imlek
Pemudah kebon nanas selalu membukakan jalan untuk parkiran tamu-tamu saya..
dalam musibah pun warga kebon nanas gak pernah pandang bulu.. jika umat non muslim ada yang terkena musibah atau meninggal dunia maka semua elment masayarakat berkumpul dan saling membagi tugas untuk membantu lalu meminta kordinasi dari keluarga yang terkena musibah











No comments:

Post a Comment