Pages

Subscribe:

Tuesday, October 18, 2011

Masi kah formalitas di utamakan dari kredibilitas

Di dunia yang apapun bisa terjadi ini, masi saja ada segelintir orang pintar yang berpikir cetek dan gak reallistis.
mengapa formalitas seseorang lebih di utamakan ketibang kredibilitas! itu lah yang saya ingin bicarakan.

mungkin banyak dari pembaca ini adalah orang-orang yang berpendidikan dan mempunyai catatan akademis yang tinggi,. namun tidak pada saya penulis artikel ini !! saya adalah seorang pengangguran yang sosial akademis nya di bawa standar rata-rata , saya hanya seorang anak tamanan 2 smp.

Kembali lagi ke Masi kah formalitas di utamakan dari kredibilitas ..
Terkadang karna latar belakang pendidikan saya yang renda banyak sekali orang-orang di sekitar saya maupun di luar sana yang mengucil kan saya dan memojokan saya , bahkan orang terdekat seperti saudara dan orang tua pun masi berpikiran sama seperti yang lain..

Dalam setiap ide-ide dan pemikiran yang saya susun untuk membangun masa depan saya. Hanya lah di anggap sebuah angan-angan atau impian yang gak akan terjadi, terkadang perkataan-perkataan seperti itu membuat saya jadi drop dan pata semangat..
dalam hati berkata apakah kesuksesan hanya untuk orang-orang yang mempunyai gelar sarjana

Sering kali gagasan-gasan saya di remehkan dan bila suda terbukti baru mereka bilang ya ini/itu dan tetap saja mereka tidak mengakui bahwa suata perkataan kecil saya suda terbukti., dan perna juga sering terjadi beberapa hal yang suda saya susun sendiri, malah di bilang saya yang ikut-ikutan dan menganggap semua pemikiran saya itu adalah hasil copy paste dari perkataan atau pemikiran orang lain.

Untung lah setiap sesuatu yang saya lakukan bukan untuk kepentingan pribadi saya tapi untuk kepintingan banyak orang,. oleh sebab itu saya gak merasa di rugikan ...

Tapi suatu hari nanti jika dunia masi berpihak ke saya dan dunia tidak mempunyai pikiran yang sama seperti yang lain., saya akan bukti kan kalo saya benar-benar tulus dan mampu dalam menghadapi hidup yang serba kekurangan ini..
saya akan mencoba mengerjakan nya sendiri,
dari dana dan sumber sendiri walau hanya bisa mengangkat beberapa butir pasir tapi saya berjanji untuk mengumpulkan pasir-pasir itu sampai sebesar gunung..

No comments:

Post a Comment